BUTTERFLY STORY ( composed by Yoga, written by Yoga & Hanni ) Oboeteirunda mukashi no sutorii Tondemonaku yume no sekai Yoru no yume de inokotetta Tobira o hiraita ureshii souna
Bokura wa ima otona ni naru
Hitori janaisa donna mirai ga Jibun o shinjitte nanika o aete Tsubasa o hiroge takaku tonderu Imanimo bokura wa hitori janaisa
Kurushii omoi suteru ga hoshii Kireina ame no hi uketoruyo
Monogatari wa tsuzuitteiru
Hitori janaisa donna mirai ga Jibun o shinjitte nanika o aete Tsubasa o hiroge takaku tonderu Imanimo bokura wa hitori janaisa
Shinjitsu no ni kokoro o hiraite ai wo sagasu Hajimaruyo, nakitakunai, tondeikou
Hitori janaisa donna mirai ga Jibun o shinjitte nanika o aete Tsubasa o hiroge takaku tonderu Imanimo bokura wa hitori janaisa
Pada awal tahun 2009, Yoga ( ex. Reon ) mengajak Hanni untuk membentuk sebuah band dengan tujuan utama lebih fokus membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri ketimbang mengcover lagu dari band-band Jepang yang menjadi influence musik Sacromary. Hanni yang merupakan mahasiswi sastra bahasa Jepang sangat membantu dalam hal penulisan lirik lagu. Kemudian Yoga menambah member untuk posisi gitar, dan bergabunglah Momo ( ex. Reon ), dan pada posisi bas diisi oleh Christ ( ex. Destiny ). Yoga menciptakan lagu pertama yang diberi judul 'Butterfly Story', dimana lirik awalnya adalah bahasa Inggris, yang kemudian ditranslate ke bahasa Jepang oleh Hanni. Pada saat sesi recording, posisi drum diisi oleh additional drummer, yaitu Girez ( drummer Indrakila ). Kemudian single ini masuk dalam album kompilasi J-Band Semarang yang bernaung di dalam Sekazo ( Komunitas J-Band Semarang ) dan diputar di beberapa program radio J-Music di Semarang. Penampilan pertama Sacromary yaitu menjadi band pengisi di Bunkasai UNDIP : Nihon wo Shirou, pada bulan Juli 2009, dan untuk posisi drum dibantu oleh Wepe ( drummer G.O.S ), yang akhirnya membantu Sacromary di beberapa event setelah itu.